Langsung ke konten utama

Keadilan akan memihak pada Irene dan anaknya

Rini memang anak yang tegar. Nyatanya, dia kuat menghadapi cemoohan tetangganya.

Setiap Rini berangkat sekolah dan pulang dari sekolahannya, tetangganya selalu saja menjadikan Rini sebagai buah bibir. Padahal, Rini tak pernah berbuat salah pada mereka, tak pernah menyingung perasaan mereka, tapi mereka tetap saja antusias untuk membincangkan Rini.

Dulu, Irene mengandung Rini diluar ikatan pernikahan. Awalnya memang Irene tak menduga bahwa atasannya menipu dia. Ketika itu, Irene pesan minuman pada Officeboy dan ternyata atasannya telah mencampur minuman itu dengan obat tidur. Akhirnya Irene pun setelah meminum air itu merasa mengantuk berat dan tidur di kantor. Kemudian niat jahat atasan Irene terlaksana sesuai rencana atasan itu. Dan tak sadar, setelah bangun dari tidur, ia masih berada di kantor. Lalu beberapa minggu kemudian, Irene mual dan segera ia cek kesehatan ke dokter untuk mengetahui kendala kesehatan apa yang dialami. Ternya Irene hamil. Dia shock karena hamil dilaur nikah. Tak hanya itu, Irene juga tak tahu siapa yang melakukan perbuatan ini, karena tak ada seorang pun yang mengaku untuk bertanggung jawab.

Irene dan Rini menunggu Keadilan memihak padanya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

ANALISIS PUISI " SEPISAUPI "

BAHASA DAN SASTRA INDONESIA SEPISAUPI Sepisau luka sepisau duri Sepikul desa sepukau sepi Sepisau duka serisau diri Sepisau sepi sepisau nyanyi Sepisaupa sepisaupi Sepisapanya sepikan sepi Sepisaupa sepisaupi Sepikul diri sekeranjang diri Sepisaupa sepisaupi Sepisaupa sepisaupi Sepisau sepisaupi Sampai pisaunya ke dalam nyanyi Oleh : Sutardji Calzoum Bahri A.     Analisis Puisi “ SEPISAUPI “.   Pendahuluan Sastra dengan bahasa merupakan dua bidang yang tidak dapat dipisahkan. Hubungan antara sastra dengan bahasa bersifat dialektis (Wellek dan Warren, 1990: 218). Bahasa sebagai sistem tanda primer dan sastra dianggap sebagai sistem tanda sekunder menurut istilah Lotman (dalam Teeuw, 1984: 99). Bahasa sebagai sistem tanda primer membentuk model dunia bagi pemakainya, yakni sebagai model yang pada prinsipnya digunakan untuk mewujudkan konseptual manusia di dalam menafsirkan segala sesuatu baik di dalam maupun di luar dir...

Sinopsis Novel Sang Pencerah

Ahmad Dahlan adalah seorang pendiri organisasi Muhammadiyah yang penuh dengan tantangan dalam mengembangkan dan mengajarkan Agama Islam. Banyak dari pemikirannya yang ditentang keras oleh keluarga, kerabat, dan lingkungan masyarakat Kauman. Sejak kecil Dahlan memiliki pemikiran modern yang berbeda dengan saudaranya mengenai tradisi yang mengaitkan agama yang tidak masuk akal, seperti yasinan,  ruwatan, dan padusan. Baginya yang seperti itu tidak ada dalil yang mewajibkannya sehingga anggapan tentang tradisi bagi Dahlan dinilai salah kaprah. Sejak kecil Dahlan hidup dalam lingkungan pesantren yang membekalinya pengetahuan tentang agama dan bahasa Arab sehingga pada usia lima belas tahun beliau sudah menunaikan ibadah haji yang selanjutnya menuntut ilmu agama dan bahasa Arab di Makkah selama lima tahun. Bekal ilmu yang didapatnya selama di Makkah, membuatnya semakin intens dengan pemikiran-pemikiran pembaharu dalam dunia Islam. Adanya interaksi dengan pembaharu tokoh-tokoh Islam, be...

Begitulah Aku

Meramu kata dalam kalbu Terilhami oleh dirimu Menggerogoti akal budi Mempertanyakan lagi rasa ini Lakumu telah mengurungku Membatasi ruang Menjadi portal dalam hidup Ketabahan dan ikhlas ialah kunci Meleburkan setiap angkara Luka batin yg tak terselami Menyatu padu membentuk api Api yang bersumbu dari hati Pikirakanlah! Tentang kebaikan dan kesetiaan, Kesucian dan kelembutan, juga pengendalian Rasakan detak jantung di dadamu Tiada henti menghidupi Begitu pula aku